Jumat, 28 Maret 2014

Apa itu HTB ?


HTB itu hirarki bertingkat, dimana queue types itu merupakan bagian dari HTB, queue types ini terdiri dari beberapa yaitu PFIFO, SFQ, PCQ, RED, semua peruntukannya ada masing-masing, penempatan queue types ini silahkan sesuaikan kebutuhan masing2
Queueing Disciplines perlu diperhatikan beda antara shaper dan scheduler, dimana shaper akan melakukan drop packet, scheduler akan mengatur packet tersebut agar tidak di drop tapi di distribusikan mundur saat packet itu lagi tidak mencapai max-limit
Tproxy silahkan dilihat di postingan awal2 ada 2 jenis topologi untuk dishape, bisa dikembangkan lebih jauh lagi untuk proxyfarm server, ataupun bentuk topologi lainnya, tujuan tproxy adalah melakukan limitasi based on client ip, agar bandwith tidak bocor dimakan proxy. kesalahan rancangan topologi suatu network dan pemilihan hardware untuk proxy sendiri akan mengakibatkan jaringan tersebut menjadi tidak efisien. penerapan HTB untuk proxy maupun TProxy disesuaikan dengan topologi jaringan. banyak kesalahan seseorang menterjemahkan tentang queueing dimana asumsinya bahwa bisa membatasi bandwith yang masuk ke salah satu interface router, ini kesalahan besar karena router tidak bisa membatasi-nya tapi hanya bisa melakukan drop packet yang berlebihan, yang bisa di atur adalah bandwith yang melewati router bukan bandwith yang masuk ke interface router, ini terkait dengan proses di router itu sendiri yang tidak memungkinkan melimit dari interface lebih jelasnya

interface client-interface router - process (input/forward) - HTB - interface out, pahami baik-baik packet flow ini agar tidak menggantung HTB diatas segala-galanya dan kemudian alih-alih menyalahkan proxy, karena disini saya menggunakan proxy untuk NOC saya dengan bandwith yang masih kecil 10mbps tapi masih bisa ngirimkan sampai 100mbps dan tidak terjadi yang namanya koneksi menjadi lambat karena menggunakan proxy!

konsep dasar HTB mengharuskan ada parent dan child, jika menggunakan cisco ini kadang disebut leaf. HTB tidak akan bekerja dengan baik dengan beberapa kondisi
1. parent max-limit tidak di deklarasikan
2. child limit-at tidak dideklarasikan
3. child max-limit melebihi parent
4. total limit-at child melebihi max-limit parent

untuk settingan yang agan luvin post itu saya tidak tahu siapa yang nge-set karena settingan saya berbeda jauh, untuk settingan saya tidak saya publish disini karena hanya untuk penggunaan internal dan client saya, dan saya tidak pernah menerima setting remote site diluar area jayapura kecuali untuk teman-teman yang saya benar-benar kenal dan itu hanya 1 orang yang pernah saya settingkan gratis. untuk yang mengatakan proxy-nya lambat silahkan gunakan SSD sebagai cache storage dan squid.conf dibenahi sebaiknya built proxy secara manual jangan hanya menggunakan packet-packet yang sudah tersedia, untuk itu diperlukan tuning di system agar proxynya bisa bekerja normal dan bukan justru jadi bottleneck.

Sekian and bye FMI, semoga server ini bisa benar-benar bermanfaat buat teman-teman yang membutuhkan informasi di FMI. no hurt feeling but i just can`t stayed here with dumbass!

0 comments:

Posting Komentar

Bank Saya

Pembayaran melalui Bank berikut :

Norek : 013 1 001384 5
An. Een Pahlefi

Norek BRI Rencana : 0623 01 000074-55-6
An. Een Pahlefi

Norek : 0623 01 015938 50 9
An. Een Pahlefi

Norek : 0623 01 015938 50 9
An. Een Pahlefi

Norek : 0623 01 015938 50 9
An. Een Pahlefi

Norek : 0623 01 015938 50 9
An. Een Pahlefi

Monitoring

Status Panel Admin
Jam Sekarang
Tanggal
Salam Sapa :
Status Admin :
User : User Online

Popular Posts