Minggu, 30 November 2014

Cara Menambah Hardisk di ClearOS 6.5 dan Mount Otomatis

Selamat pagi, gk bosen - bosen nya nulis di blog, apa gk keriting tu tangan? hahahahaha. gpp, demi kebaikan bersama dan umat manusia di alam dunia searching google, mudah - mudahan ada manfaatnya.. amin amin.

Bermula kasus nya begini, saya mempunyai server yang ada dirumah dengan bermodalkan satu buah hardisk external 80 GB dan saya install dengan clear OS, eh tak disangka saya bongkar - bongkar gudang ternyata ada hardisk 250GB Sata gk ke pake, lalu saya berfikir, lumayan nih buat partisi tambahan , karna kebetulan saya pake squid proxy dirumah buat menambah speed.

Oh ya satu lagi, keadaan hardisk sata tersebut adalah bekas proxy debian juga, tetapi partisi nya sudah rapi berisi 8 unit partisi yang masing - masing isi nya adalah 28GB.

Ok. kita mulai dulu basic nya.
bahwa di linux ketika anda menambah hardisk dia akan memberikan identitas berbeda, lihat saja di terminal
#fdisk -l




















DHCP Server Not Running ClearOS 6.5

Selamat pagi salam sejahtera buat kita semua bertemu lagi dengan saya Een Pahlefi, Kali ini saya akan menulis sebuah catatan kecil mengenai pengalaman saya bersama ClearOS Community 6.5 dimana ketika saya bermaksud ingin menghapus modul dnsmasq 

#yum remove dnsmasq

Apa yang terjadi? ternyata DHCP Server saya tidak jalan, padahal configurasi nya sudah benar dan saya reconfigurasi di webconfig nya, tentu saja membuat saya panic !!!!! ;) tapi gk segitu nya juga kaleee.. hahahaha.

akhirnya saya install kembali dnsmasq nya seperti berikut

#yum install dnsmasq

Apa yang terjadi? ternyata dhcp server saya masih belum jalan juga, ketika saya cek di init.d nya yaitu :
#/etc/init.d/dsmasq status.
Keadaan nya masih off, okelah saya jalankan service nya
 #/etc/init.d/dnsmasq start
Kita lihat apa yang terjadi? ternyata dhcp server saya gk jalan juga. hadehh..

Saya berfikir, ini pasti karna DNS yang ada diwebconfig belum muncul, mengakibatkan dhcp server saya tidak jalan, solusi terakhir adalah lari ke webconfig, dan buka market place, install dns nya.













Lanjut lagi, jika market place nya tidak bisa di buka karna tidak resolve, sementara kita tidak memakai 127.0.0.1 melainkan dns google, silahkan edit di directory
#/etc/resolv.conf













Sekarang marketplace sudah bisa di buka, dan carilah modul DNS Server













Gambar di atas tentu akan berbeda dengan punya anda, di karenakan punya saya sudah terinstall.
Jangan khawatir, pilih modul DNS Server, dan selanjutnya install di kanan atas
















Permasalahan Solved [ dapat di atasi ] dan DHCP Server saya running kembali

Penulis : Een Pahlefi
Semoga Bermanfaat

Kamis, 27 November 2014

Repository Debian 7 Squeeze Kambing

Bejumpa kembali dengan saya Een Pahlefi, Kali ini saya akan menulis catatan kecil mengenai cara supaya cepat menginstall repository lokal [Repo Kambing] dimana kita tau, bahwa koneksi internet di indonesia lumayan lambat untuk mengakses repository luar, oleh karna itu catatan saya ini menyarankan anda memakai repo kambing, disamping koneksi lokal tentunya.


1. Edit file nano /etc/apt/sources.list











2. Tambahkan script sebagai berikut
deb http://kambing.ui.ac.id/debian/ wheezy main non-free contrib
deb-src http://kambing.ui.ac.id/debian/ wheezy main non-free contrib
Sebelum


Sesudah
3. Update 
apt-get update

Semoga Bermanfaat
Penulis Een Pahlefi

Instalasi dan Konfigurasi FTP Server Debian 7 Squeeze

Senang sekali saya Een Pahlefi, akan menulis catatan kecil tenang instalasi dan configurasi ftp server di debian 7. Kenapa saya menulis ini, karna saya sekarang kan guru smk, ciyeeeeeee ;)
Wajar dong pedean dikit.

Langsung saja kita ke pembahasan langkah demi langkah, dan perhatikan dengan seksama.Perlu di ketahui, ketika saya menulis tutorial ini saya menggunakan internet dan http://www.tarunanews.com/2014/11/repository-debian-7-squeeze-kambing.html jika kalian menggunakan secara offline semisal DVD, kalian harus tambahkan terlebih dahulu dengan cara



A. Masukan DVD 1 / DVD 2 / DVD 3
Kemudian apt-cdrom add











1. Install paket ftp server
apt-get install proftpd

2. Pada jendela yang muncul pilih [standalone], jika debian nya berbahasa indonesia [mandiri]













3. Edit isi file proftpd
nano /etc/proftpd/proftpd.conf













4. Edit script sehingga seperti pada gambar sebelah kanan berikut
Sebelum 

Sesudah


























5. Kemudian restart configurai file proftpd











6. Selanjutnya uji dengan Web browser dari PC client. Ketikkan pada address bar: www.ftp.tarunanews.com atau [ip address debian] dari PC client. Jika muncul konfirmasi user dan password, isikan user dan password akun yang dibuat saat instalasi debian.





7. Maka akan ditampilan file/folder yang dapat diakses pada FTP server oleh FTP Client seperti gambar berikut:





Sampai disini langkah - langkah membuat ftp server sudah selesai. Sekarang kita mencoba membuat user baru ftp1












<Anonymous /home/eenpahlefi/anonymous/>
User ftp2
UserAlias anonymous ftp2
</Anonymous>


Penulis : Een Pahlefi
Semoga Bermanfaat

Senin, 24 November 2014

Perjalanan Danau Biru, Simpang Empat Pengaron

 Tak terasa tepat tanggal 22 november 2014 saya berumur 21 tahun, oleh karna itu saya di ajak oleh teman saya satu kampung yaitu Julian Pratama ke Simpang Empat Pengaron, Danau Biru.

Bermula kami starting dari Banjarmasin naik motor, dan di lanjutkan mampir ke pasar martapura sekedar mengisi perut yang kosong, setelah itu kami melanjutkan perjalanan, dan stop ke masjid untuk sholat, dan beristirahat sejenak.

Melanjutkan perjalanan, tibalah kami di simpang empat pengaron, trus belok kanan, lurus memasuki perkampungan yaitu sungai raya. disitu kami melihat beberapa perkampungan warga dan sungai besar dan arus air nya lumayan kuat, suasana nya dingin, karna beberapa pohon yang masih asri, kami terus melanjutkan perjalanan hingga kami melihat simpang empat jembatan besi ( perusahaan batu bara ). Menurut info dari warga setempat lokasi danau biru itu terletak di sebelah kiri simpang empat jembatan besi tersebut, kira - kira 200 meter, sampai lah kami ke Danau Biru tersebut. dan masya allah, takjut saya melihat nya, karna betapa biru dan jernih nya air tersebut.









































Bank Saya

Pembayaran melalui Bank berikut :

Norek : 013 1 001384 5
An. Een Pahlefi

Norek BRI Rencana : 0623 01 000074-55-6
An. Een Pahlefi

Norek : 0623 01 015938 50 9
An. Een Pahlefi

Norek : 0623 01 015938 50 9
An. Een Pahlefi

Norek : 0623 01 015938 50 9
An. Een Pahlefi

Norek : 0623 01 015938 50 9
An. Een Pahlefi

Google+ Followers

Monitoring

Status Panel Admin
Jam Sekarang
Tanggal
Salam Sapa :
Status Admin :
User : User Online

Popular Posts