Tampilkan postingan dengan label Webserver. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Webserver. Tampilkan semua postingan

Kamis, 06 November 2014

Instalasi dan Configurasi Web Server Debian 7

Terlebih dahulu install apache (sebagai web server) dan links (sebagai web  browser)
root@eenpahlefi:~# apt-get install apache2 links


Jika ada pertanyaan “Do you want to continue [Y/n]?” Tekan tombol y dan ENTER pada keyboard untuk melanjutkan.

Setelah proses instlasi apache2 dan links selesai, maka web server kita sudah berjalan. Hanya saja tampilannya masih default. Tes dengan browser links ke server 127.0.0.1
root@eenpahlefi:~# links 127.0.0.1

Selanjutnya jika ditampilkan seperti gambar berikut ini, berarti webserver kita sudah berfungsi dengan baik.













Untuk keluar dari tampilan links, tekan pada keyboard tombol q, kemudian ENTER.












Jika kita ingin mengubah tampilan default webpage utama web server kita, maka lakukan pengeditan pada file index.html yang terdapat pada direktori /var/www/.

root@eenpahlefi:~# nano /var/www/index.html
Edit script yang ada dalam file tersebut. Anda dapat melakukan konfigurasi secara bebas pada file ini untuk menghasilkan tampilan sesuai keinginan Anda, tergantung kreativitas anda. Setelah selesai simpan dengan Ctrl + X lalu Y dan ENTER.













Selanjutnya restart konfigurasi web server, dengan perintah:
root@eenpahlefi:~# /etc/init.d/apache2 restart
Kemudian kita akses kembali  web server dengan menggunakan aplikasi web browser links ke 127.0.0.1












Jika sudah ditampilkan seperti di atas, berarti konfigurasi pada file index.html yang baru saja kita lakukan, sudah berjalan dengan baik.
root@eenpahlefi:~# apt-get install php5

Jika muncul pertanyaan: “Do you want to continue [Y/n]?” Tekan tombol keyboard y lalu ENTER, untuk melanjutkan.

Edit file info.php yang terdapat pada direktori /var/www/.
root@eenpahlefi:~# nano /var/www/info.php

Tambahkan script pada file info.php seperti berikut ini :

<?
phpinfo();

?>

Restart kembali hasil konfigurasi pada file apache2.
root@eenpahlefi:~# /etc/init.d/apache2 restart

Sekarang uji akses ke php di server dengan web browser dari PC client. Pada address bar, ketikkan 192.168.1.1/info.php.

Kembali ke command line server, selanjutnnya Install php5-mysql.
root@eenpahlefi:~# apt-get install php5-mysql

Install juga paket mysql-server.
root@eenpahlefi:~# apt-get install mysql-server

Jika muncul pertanyaan “Do you want to continue [Y/n]?” Ketikkan y lalu ENTER untuk melanjutkan.

Setelah paket mysql-server berhasil diinstall, muncul form pengisian password root untuk mysql seperti gambar berikut ini. Isikan password.

Masukkan kembali password yang sama pada form konfirmasi.

Tunggu hingga proses instalasi selesai.

Selanjutnya kita tes dengan cara mengetikan perintah mysql –u root –p. Jika diminta password, masukkan password saat instalasi mysql-server sebelumnya.

Jika sudah muncul teks “mysql>” seperti gambar di atas, maka tekan Ctrl + C untuk keluar dari mysql.

Selanjutnya install paket phpmyadmin dengan perintah:

root@eenpahlefi:~# apt-get install phpmyadmin

Jika muncul pertanyaan “Do you want to continue [Y/n]?”, maka ketikkan y lalu ENTER untuk melanjutkan.

Setelah itu akan muncul pilihan web server mana yang akan dikonfigurasi pada phpmyadmin. Pilih apache2, seperti gambar berikut:

Jika muncul pesan seperti berikut ini, pilih [No].

Tunggu hingga proses instalasi selesai.

Restart apache2 dengan cara mengetikan perintah ini :
root@eenpahlefi:~# /etc/init.d/apache2 restart

Lalu kita tes phpmyadmin dengan membuka web browser dari PC client. Ketikkan pada address bar: smkbinabanua.sch.id/phpmyadmin. Pada menu login, masukkan user root dan password yang digunakan pada saat proses instalasi mysql-server

Sampai di sini, tahap Instalasi dan Konfigurasi Web Server Debian 7 telah selesai. Namun web server ini masih kosong. Untuk mengisi kontennya kita ini perlu diinstall aplikasi aplikasi-aplikasi CMS seperti seperti joomla, wordpress, dan lain-lain. Untuk tahap berikutnya kita akan menginstal CMSs wordpress ke dalam Web Server Debian kita.

Penulis : Een Pahlefi
Semoga Bermanfaat

Sabtu, 08 Maret 2014

Tutorial Mengatasi New XAMPP security concept pada XAMP Windows

Bertemu lagi dengan saya Een Pahlefi. Suatu ketika saya baru saja menginstall xampp-win32-1.8.3-3-VC11 bertujuan ingin mengintall wordpress dengan jaringan local.

Ternyata setelah saya sukses saya install, saya ingin mengakses xamp saya di komputer client, eh ternyata muncul pesan New XAMPP security concept, maksudnya apa? ternyata XAMP tidak mengijinkan dirinya di akses di jaringan client, karna secara default dia sudah mengunci dirinya sendiri agar tidak bisa di akses untuk alasan keamanan, tetapi bagaimana kah caranya agar bisa akses? Tentu kita harus membuka nya di C:\xamp\apache\conf\extra. dan buka dengan notepadd ++/ wordpad http-xamp dan tambahkan
Sebelum nya seperti ini













Sesudah di edit menjadi seperti ini

Order deny,allow
Allow from all
Setelah itu save
Dan terakhir jangan lupa restart service apache dan mysql nya












Semoga Bermanfaat
Penulis : Een Pahlefi

Senin, 14 Oktober 2013

Pengertian DDL dan DML Query pada Mysql

Mysql Logo
MySql query adalah perintah atau instruksi yang dapat digunakan untuk mengelola database atau tabel dalam database mysql. Query lebih dikenal dengan sebutan SQL (Structured Query Language) yang artinya adalah sebuah bahasa yang digunakan untuk mengakses data dalam basis data relasional.
Bahasa ini merupakan bahasa standar yang digunakan dalam mengelola basis data atau database. Banyak database modern seperti mysql, sql server, oracle menggunakan bahasa SQL.  Secara umum ada 2 jenis query pada mysql yaitu DML dan DML.


DDL adalah kependekan dari Data Definition Language. DDL adalah kumpulan perintah SQL yang digunakan untuk membuat (CREATE), mengubah(ALTER, RENAME) dan menghapus(DROP) struktur dan definisi dari objek-objek database seperti database, tabel, view, index, function, trigger dan field.



1. CREATE


  • CREATE DATABASE digunakan untuk membuat database baru

Contoh : CREATE DATABASE [Nama databas];
  CREATE DATABASE db_siswa;
  • CREATE FUNCTION digunakan untuk membuat function dalam database

Contoh : Membuat fungsi untuk jumlah data dari setiap kelas
DELIMITER $$
CREATE FUNCTION sf_tampil_siswa_kelas (p_kelas int) RETURNS INT DETERMINISTIC
BEGIN
DECLARE jml INT;
SELECT COUNT(*) AS jml_kelas INTO jml FROM tbl_siswa WHERE kelas = p_kelas;
RETURN jml;
END$$
DELIMITER ;

  • CREATE INDEX digunakan untuk membuat index

Contoh : CREATE UNIQUE INDEX index_name
  ON table_name ( column1, column2,...);
   CREATE UNIQUE INDEX index_siwa
   ON tbl_siswa(nis);


  • CREATE PROCEDURE digunakan untuk membuat prosedure dalama database

Contoh :
CREATE PROCEDURE nama_procedure (parameter_procedure())routine_body
Membuat prosedure untuk menampilkan siswa
delimiter //
create procedure show_siswas()
    -> begin
    -> select*from tbl_siswa;
    -> end //
Memanggilnya dengan mengetikan perintah
Call show_siswas();


  • CREATE TABLE digunakan untuk membuat tabel baru

Contoh : create table tbl_siswa (nis char(7),nama char(30), alamat char(50));

  • CREATE TRIGGER digunakan untuk membuat trigger (perintah sql yang dikerjakan otomatis pada even tertentu)
  • CREATE VIEW digunakan untuk membuat rutin laporan

2. ALTER, RENAME


  • ALTER DATABASE digunakan untuk mengubah pengaturan database

Contoh : ALTER {DATABASE | SCHEMA} [db_name]
    alter_specification ...
alter_specification:
    [DEFAULT] CHARACTER SET [=] charset_name
  | [DEFAULT] COLLATE [=] collation_name


  • ALTER FUNCTION digunakan untuk mengubah function
  • ALTER PROCEDURE digunakan untuk mengubah prosedure
  • ALTER TABLE digunakan untuk mengubah susunan dan pengaturan tabel

Contoh : ALTER TABLE siswa ADD nomor_ktp AFTER nama_siswa ;

  • ALTER VIEW digunakan untuk mengubah pengaturan laporan
  • RENAME TABLE digunakan untuk mengubah nama tabel

Contoh : RENAME TABLE siswa TO tbl_siswa;
3. DROP

  • DROP DATABASE digunakan untuk menghapus database

Contoh : drop database nama database;

  • DROP FUNCTION digunakan untuk menghapus function

Contoh  : DROP FUNCTION nama_funcion;


  • DROP INDEX digunakan untuk menghapus index

Contoh : DROP INDEX nama_indexs ON name_tabel;

  • DROP PROCEDURE digunakan untuk prosedure

Contoh : DROP PROCEDURE nama_procedure;

  • DROP TABLE digunakan untuk menghapus tabel

Contoh : DROP TABLE nama_tabel;

  • DROP TRIGGER digunakan untuk menghapus trigger
  • DROP VIEW digunakan untuk menghapus format laporan


DML adalah kependekan dari Data Manipulation Language. DML adalah kumpulan perintah SQL yang berhubungan dengan proses mengolah dan memanipulasi data dalam table. DML tidak terkait dengan perubahan struktur dan definisi tipe data dari objek database.

1. SELECT digunakan untuk menampilkan data
Contoh : SELECT nama_kolom1, nama_kolom2,... FROM nama_tabel;
SELECT nama_kolom1, nama_kolom2,... FROM nama_tabel WHERE kondisi; ( kondisi misal alamat = banjarmasin )
2. INSERT digunakan untuk menambahkan data baru
Contoh : insert into mahasiswa (npm,nama,alamat) values (‘0401034’,’ Abdul Malik Ikhsan’,’Jalan Jakarta No.28’);
3.UPDATE digunakan untuk mengubah data yang sudah ada
Contoh : update mahasiswa set npm=’001’ where npm=’0401034’;
4. DELETE digunakan untuk menghapus data
Contoh : delete from mahasiswa (menghapus semua isi tabel mahasiswa )
delete from mahasiswa where npm = ‘001’; ( hanya menghapus isi tabel mahasiswa dengan NPM 001 )

Sabtu, 12 Oktober 2013

Tutorial membuat database dan tabel dengan phpmyadmin

Kali ini saya Een Pahlefi membahas cara membuat database dan tabel dengan phpmyadmin.

Baik langsung saja kita praktek, sebelumnya anda pastikan dulu apache anda sudah berjalan dengan baik, jika belum anda baca disini Tutorial install XAMP.

Buka Mozilla/Googlechrom anda, dan ketik: http://localhost/phpmyadmin.Silahkan anda perhatikan gambar di bawah ini !!!
Phpmyadmin















Proses pembuatan database















Dalam halaman database misal nya kita isi contoh : bloger_db selanjutnya pilih Create
maksudnya adalah : anda membuat database dengan nama blogger_db.

Jika berhasil di buat maka akan terlihat seperti di bawah ini.
Hasil database yang anda buat tadi
 














Klik blooger_db maka selanjutnya anda di arahkan untuk membuat table.
Proses pembuatan table











Dalam halaman table misal nya kita isi : komentar dan kolom nya 4 selanjutnya pilih Go.











Selanjutnya anda isi field - field yang sudah disediakan. Contohnya isi dengan gambar diatas, selanjutnya pilih Save.

Halaman sesudah mengisi table










Jika sudah anda save, lihat gambar atas ini, klik komentar. Dan proses terakhir kita akan melihat hasil dari table yang kita buat.
 
Hasil table yang sudah dibuat
 













Anda klik Strukture, maka akan nampak hasil table yang telah di buat tadi.


Semoga Bermanfaat.
Penulis : Een Pahlefi
 

Tutorial Install XAMP dan PhpMyadmin

Assalamuaikum wr.wb. kita berjumpa lagi dengan saya Een Pahlefi, dalam kali ini saya mendapat sebuah tugas dari dosen saya untuk menulis artikel tentang XAMP, kita mulai pendahuluan dulu, apa sih XAMP itu?

XAMP adalah sebuah software apache yang dalam nya sudah tersedia database server mysql dan php programing.

Yang anda harus lakukan adalah mempunyai installer/aplikasi XAMP. Jika belum punya anda download disini.

Saya anggap anda sudah berhasil mendownload file tersebut, maka selanjutnya saya akan menjelaskan proses instalasi dengan gambar yang sudah saya buat sebelum nya, untuk itu anda  perhatikan gambar - gambar yang sudah saya buat di bawah ini .
Klik open file installer nya.
 













Jika anda mempunyai anti virus maka akan muncul seperti ini, pilih Next saja.













Pilih Next.




















Centang seperti gambar ini.




















Pilih Next.




















Hilangkan Centang nya, selanjutnya pilih Next.




















Pilih Next




















Tunggu Proses Instalasi Selesai




















Proses instalasi selesai




















Dibagian Action : klik Start untuk menjalankan Apache dan Mysql


















Perhatian : Proses instalasi XAMP sudah selesai, perlu di perhatikan usahakan jika menginstall XAMP pakailah yang versi installer , jangan biasakan memakai versi portable. Dilain kasus saya menemukan pada saat starting service Apache dan Mysql, service tersebut tidak dapat dijalankan.

Baik selanjutnya kita uji, apakah XAMP yang telah kita install tersebut berhasil atau tidak. Buka Mozilla/Google Chroom anda, dan ketikan di address bar : http://localhost
Jika keluar tampilan pemilihan bahasa, sudah bisa dipastikan proses apache anda bekerja dengan baik. Perhatikan Gambar dibawah ini !!!
 
localhost
 








Selanjutnya giliran PhpMyadmin kita cek, apakah berhasil atau tidak. Buka lagi Mozilla/Google Chroom anda , dan ketikan di address bar : http://localhost/phpmyadmin
Jika keluar tampilan pemilihan bahasa, sudah bisa dipastikan proses phpmyadmin anda bekerja dengan baik. Perhatikan Gambar dibawah ini !!!
phpmyadmin














Semoga Bermanfaat
Penulis : Een Pahlefi
  

Bank Saya

Pembayaran melalui Bank berikut :

Norek : 013 1 001384 5
An. Een Pahlefi

Norek BRI Rencana : 0623 01 000074-55-6
An. Een Pahlefi

Norek : 0623 01 015938 50 9
An. Een Pahlefi

Norek : 0623 01 015938 50 9
An. Een Pahlefi

Norek : 0623 01 015938 50 9
An. Een Pahlefi

Norek : 0623 01 015938 50 9
An. Een Pahlefi

Monitoring

Status Panel Admin
Jam Sekarang
Tanggal
Salam Sapa :
Status Admin :
User : User Online

Popular Posts