Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan

Kamis, 17 Juli 2014

Mereka Bukan Raja Tetapi Pelayan Rakyat

Kita perlu pemimpin-pemimpin dan pejabat publik yg mengabdi menjadi pelayan masyarakat seperti Ganjar Pranowo dan Ahok ini, bukanya pejabat atau pemimpin yg seolah-olah menjadi raja bagi masyarakat.

Karena aslinya mereka di SUMPAH SEBAGAI PELAYAN MASYARAKAT dan di bayar dari uangnya masyarakat jadi jelas MEREKA BUKAN RAJA TAPI PELAYAN.

Disisi lain kita bisa melihat pejabat publik yang di harapkan menjadi panutan seperti pak pranowo ini. Dia mendengar keluhan rakyat, dan tak segan - segan langsung terjun langsung kelapangan, untuk segera menindak anak buah nya.

Semoga kita berharap kedepan akan tumbuh pejabat - pejabat yang seperti ini.


















Editor : Een Pahlefi
Narasumber : Omgung

Sabtu, 12 Juli 2014

Kesalahan Persepsi Orang Indonesia Terhadap Israel

Di indonesia masih banyak orang - orang dungu yg beranggapan palestina itu isinya cuma islam doang dan mempersepsikan klo israel itu adalah koalisi yahudi dan kristen .. padahal itu semua justru terbalik, karena pada kenyataanya tanah palestina / yerusalem itu di huni oleh orang - orang islam dan kristen, mereka sudah lama hidup berdampingan dan berjuang besama, bahkan mungkin sedikit orang yg tahu ada banyak pejuang palestina yg non muslim loh
Karena perang palestina ini sebenarnya perjuangan kemerdekaan bukan perang antar agama
-------------------------------------------------------------
Ia mengaku sebagai seorang kristiani dari kota Nablus palestina, mempersiapkan ramadhan dengan menghias jalan-jalan di Nablus, dan membagikan air serta kurma kepada orang-orang yang berpuasa, yang telat sampai ke rumah mereka, dan membagikan manisan di hari maulid nabi, inilah gambaran orang-orang palestina dalam menjaga persatuan bangsa













Sumber Images : Palestine TV
Sumber Referensi : OmGung
Editor : Een Pahlefi

Selasa, 08 Juli 2014

Protes Karikatur Bendera Gerakan ISIS

Beberapa lama ini banyak orang yg kebakaran jenggot karena karikartun yg ada di the jakarta post yg di tuding menghina umat islam .. tapi ironisnya yg menuding sendiri pun kebanyakan tidak tahu bahwa sebenarnya kartu itu sendiri berasal dari koran Al-Quds Al-Arabi yaitu koran perlawan palestina yg berafiliansi dengan pejuang palestina dan hizbullah (al quds sendiri merujuk kepada mesjidil aqsa), 

Karikartun ini sebenarnya menggambarkan bendera ISIS dimana saat ini gerakan militan ISIS yg melakukan pembantaian dan pengahancuran gila2an dari semanjung iraq sampai suriah sudah membuat banyak gerakan pejuangan di timur tengah sana dari suni sampai syiah sudah menjadikan ISIS musuh bersama.

Ada banyak contoh kebrutalan ISIS yg di lakukan kepada umat beragama di timur tengah sana dari memperkosa golongan minoritas, membantai kaum syiah, sampai dengan menyalib golongan suni sendiri sampai mati karena tidak sejalan dengan pemikiran mereka, bahkan baru2 ini salah satu pemimpin ISIS menyerukan untuk menghancurkan kabbah (ente bisa google sendiri gimana kejamnya dan gilanya aksi yg di lakukan ISIS ini).

Jadi klo dianggap kartun yg merupakan sindirian kepada ISIS ini dianggap penghinaan kepad umat islam, lantas kelakuan ISIS yg nyata2 mungkar itu apakah dianggap bukan penhinaan yg nyata kepada Islam dan rasulullah sendiri ? Think again


Referensi : OmGung
Penulis : Een Pahlefi

Senin, 07 Juli 2014

Pro dan Kontra Kain Ihram Jokowi Saat Umroh di Masa Tenang Kampanye

Selama pak jokowi berkampanye berkeliling di indonesia, banyak isu - isu negativ menghampiri beliau, seperti kasus obor rakyat, dan terakhir beliau di katakan keturunan PKI. Tetapi berita itu belum usai, di hari masa tenang kampanye ini, pak jokowi beribadah umrah ketanah suci. "ini bukan pencitraan loh ya". Sebenarnya pak jokowi ini sudah berniat jauh - jauh hari beribadah umroh, karna terhalang debat capres ke 5 terpaksa ibadah tersebut di undurkan.
Dimedia sosial, banyak yang mempermasalahkan tentang cara berpakaian ihram pak jokowi itu salah. Dan ini dimanfaatkan sekelompok orang yang tak menyukai pak jokowi. Mungkin saja pak jokowi khilaf, dan kalo di pikir - pikir, kesalahan ini tidak begitu penting juga untuk di gembor - gemborkan. Mengingat kita mempunyai Mazhab yang berbeda - beda, Dan mereka mempunyai ciri khas dan dalil nya masing - masing. Seperti contoh presiden iran yang notabene nya dari syiah, pakaianya tertutup bukan? 
Jadi intinya, masalah ini tidak begitu penting, Yang penting sekarang adalah : bagaimana kita menciptakan pemilu damai dan berdemokrasi yang sehat, yang akan kita hadapi 9 juli nanti :)

Penulis : Een Pahlefi
Referensi : Om Gungbaster
Semoga Bermanfaat

Minggu, 06 Juli 2014

Mengupas Lebih Dalam Siapa Rob Allyn

KAMPANYE HITAM: DARI AMERIKA, KE MEKSIKO, LALU KE INDONESIA

Sudah beberapa lama diketahui bahwa seorang konsultan Amerika, Rob Allyn, bekerja untuk Prabowo. Ia membuat film, trilogi "Merah Putih", yang disutradarai anaknya sendiri, dan dibeayai Hasyim Djojohadikusumo -- yang bisa dilihat sebagai awal promosi citra keluarga jauh-jauh hari sebelum masuk ke dalam kompetisi jabatan presiden.

Tak ada salahnya membuat film seperti itu. Bagaimanapun kalau itu dianggap kampanye, itu contoh kampanye positif.

Yang belum secara detail diketahui ialah bagaimana Allyn berpengalaman dalam hal "kampanye negatif" untuk menjatuhkan lawan politik.

Allyn pernah bekerja untuk Partai Republik negara bagian Texas. Di tahun 2000 ia membantu kampanye George Bush untuk mengalahkan John McCain dalam pertarungan memenangi posisi sebagai calon presiden Partai Republik. Untuk itu, sebuah "kampanye negatif" diluncurkan -- sesuatu yang agaknya baru dalam politik Amerika, setidaknya dalam ukuran dana dan intensitasnya.

Salah satu "kampanye negatif" itu adalah memburuk-burukkan kebijakan McCain dalam masalah lingkungan. Pada suatu hari, tiba-tiba muncul sebuah iklan: wajah McCain dipasang, tapi dengan ditimpa gambar asap tebal polusi. Disebutkan: McCain menolak penggunaan energi surya dan energi terbarukan, sementara Bush adalah yang pemimpin yang menutup pabrik-pabrik yang menyebabkan polusi.

Padahal, sebaliknya yang terjadi. Di masa Bush sebagai gubernur Negara Bagian Texas, orang Republiken yang dekat dengan bisnis minyak bumi itulah yang menyebabkan ibukota Texas, tertinggi polusinya di AS -- dalam catatan The Environmental Protection Agency.

Dikatakan iklan itu dipasang oleh grup yang menyebut diri "Republicans for Clean Air". Setelah ditelusuri, grup itu tidak ada. Yang diketahui kemudian: Allyn dapat bayaran $ 46 ribu untuk adpertensi yang banyak dikecam sebagai kampanye curang tu.

Kampanye hitam terhadap McCain selanjutnya bisa lebih kotor. Wartawan Richard Gooding, yang sudah 30 tahun bekerja sebagai editor di New York, melaukan investigasi dengan melacak kembali kampanye menghantam McCain itu dalam Majalah terkenal Vanity Fair, November 2004. Tulisannya, "The Trashing of John McCain" menceritakan betapa keji dan cerdiknya kampanye yang berlangsung di tahun 2000 itu di Carolina Selatan.

Salah satunya: sejumlah besar selebaran dibagikan dan dipasang oleh anak-anak yang mengaku dibayar 50 dollar untuk kerja itu. Selebaran itu menyebut McCain "punya anak Negro". Ada juga foto dipasang: keluarga McCain bersama seorang anak berkulit hitam. Dikesankan bahwa anak itu berasal dari perhubungan di luar nikah McCain -- anak yang kemudian dipungut sebagai bagian keluarga. Setidaknya dikesankan kepada masyarakat yang mengandung kebencian kepada kulit hitam bahwa McCain membiarkan keluarganya "cemar" oleh adanya ras hitam di dalamnya.

Bagaimana kenyataannya? Gadis hitam itu adalah Bridget. Di tahun 1991, Cindy McCain, putri politikus itu, pergi ke Bangladesh untuk serta dalam misi pemberian pertolongan kepada rakyat setempat. Bunda Teresa, biarawati yang bekerja untuk orang miskin di India itu, memintanya menolong seorang bocah yang menderita cacat rongga mulut. Cindy menerbangkannya ke Amerika untuk dioperasi. Putri Senator McCain itu tak sampai hati melepaskannya setelah itu. Bersama suaminya memutuskan mengadopsi si anak, yang mereka beri nama Bridget.

Tak banyak orang mengetahui fakta ini. Fitnah itu pun berjalan dan berhasil. Citra McCan rusak di wilayah yang konservatif itu. Tak cuma itu: disebarkan pula McCain meniduri pelacur dan kena sifilis yang ditularkannya kepada isterinya. Disebarkan pula cerita palsu bahwa McCain, yang sebagai pilot tempur di Vietnam ditangkap musuh dan dipenjarakan, telah berkhianat selama dalam tahanan, atau bahwa jiwanya terganggu karena penyekapan di Hanoi itu.

Desas-desus dusta itu disebarkan melalui apa yang disebut "push polls". Semacam pengumpulan pendapat diselenggarakan. Caranya: menelepon orang banyak buat menyatakan opini mereka tentang sesuatu -- tetapi "sesuatu" itu sebenarnya berita bohong. Misalnya si penelepon bertanya: "Akanlah anda memilih McCain bila anda tahu bahwa ia punya anak di luar nikah?"

Ada juga e-mail yang dikirim ke pelbagai alamat, dilakukan oleh Richard Hand, tokoh Kristen fundamentalis dari Bon Jones University: "McCain memilih untuk melahirkan anak tanpa menikah". Disiarkan seorang tokoh Kristen, e-mail itu punya dampak yang luas.

Akhirnya, Bush, yang suaranya mula-mula ketinggalan, menang. Apalagi ia punya dana $ 8 juta, dibandingkan dengan McCain yang cuma punya $ 3 juta.

Tidak semua kampanye hitam terhadap McCain dilakukan Allyn. Tetapi Allyn pasti melihat bagaimana efektifnya kampanye macam itu. Ada sebuah tulisan yang mencatat, ia salah satu dari dua konsultan politik Amerika yang memperkenalkan "teknik" itu dalam pemilihan presiden di Meksiko.

Itu di tahun 2006, yang akan dimenangkan adalah calon sayap kanan Felipe Calderón. Di sana Allyn bekerja bersama seorang Amerika lain, Dick Morris. Keduanya jadi penasihat partai PAN yang sedang menyiapkan pengganti Presiden Fox, Calderón.

Calderón mula-mula melakukan kampanye yang sopan dan positif. Tapi peran Dick Morris and Rob Allyn tampaknya mengubah itu. Armand Peschard-Sverdrup, direktur the Mexico Project pada Center for Strategic and International Studies di Washington, sebagaimana dikutip The Mex Files, (http: // the mexfiles.net) mengatakan: “Ada sidik jari para pakar strategis politik Amerika elektoral di sana, satu hal yang dalam tradisi pemilihan Meksiko tak pernah dilakukan."

Atau kata Daniel Lund, penyenggara pol pendapat yang mendukung López Obrador, lawan Calderón. "Kampanye negatif Calderón memperlihatkan tulisan tangan Morris, yang merupakan pakar dalam urusan mengancurkan suara harapan dengan membangkitkan suara ketakutan."

Terbukti, López Obrador, yang mula-mula unggul dalam pol pendapat, pelan-pelan runtuh.

Di Indonesia, di tahun 2014, teknik yang mirip dengan yang dilakukan terhadap McCain (dan Obrador) kini dilakukan. Jokowi mula-mula disiarkan sebagai orang Kristen yang akan meng-kristen-kan Indonesia -- meskipun dalam kenyataan ia seorang dengan tradisi muslim yang lebih kuat ketimbang Prabowo.

Ketika ini mulai tak meyakinkan, disebarkan bahwa Jokowi seorang PKI atau keturunan PKI -- bahkan PDI-P dikaitkan dengan Partai terlarang itu. Dikatakan bahwa semboyan Jokowi "Rolusi mental" berasal dari Marxisme. Ini suatu kampanye yang membodohkan, karena Marxisme justru tidak yakin akan ada revolusi mental; yang jadi program Marxisme adalah revolusi sosial: kondisi sosial, sebagai basis, harus diubah agar kondisi mental berubah.

Tapi selebaran, khotbah, twitter, dan bahkan siaran TV menyebutkan hal yang menyesatkan itu.

Jika teknik kampanye hitam berhasil, Indonesia akan memulai era persaingan kotor dalam politik, yang dibeayai dengan uang bermilyar-milyar. Bekasnya -- berupa kebencian -- akan berlanjut sampai bertahun-tahun mendatang. Racun itu akan bisa mengganggu sampai ke dalam kehidupan anak cucu kita.

Sabtu, 05 Juli 2014

Mengapa Media Besar di Indonesia Dukung Jokowi?

Mungkin banyak yg bertanya2 kenapa media2 besar indonesia, hari ini banyak berpihak kepada jokowi ..mulai dari tempo, kompas, merdeka, jawa post grooup (termasuk tribun news), bahkan sampai the jakarta post (yg seumur hidupnya gak pernah berpihak hari ini mengeluarkan pernyataan mereka harus berpihak)

Ini mungkin adalah medan pertempuran opini baru di mana hal ini terkait dengan sosok master propaganda amerika yg bernama ROB ALLYN dia adalah konslutan politik spesialis propaganda hitam yg dulu pernah di gunakan G.Bush dalam berbagai kampanye nya.

ROB ALLYN sendiri diamerika sangat terkenal dengan propgandanya yg oleh masayarakat amerika yg sangat liberal sekalipun dianggap it hal yg tabu dimana dia tidak segan2 menggunakan metode Rasisme, dan memutarbalikan fakta

Sejarah ROB ALLYN sendiri di mulai saat kampanye presiden amerika kala G.Bush melawan McCain dimana semua aman itu rakyat amerika aja terkejut soalnya semua cara propagandanya dianggap sesuatu yg baru dan tabu (ini hitungan di amerika sana loh)

Pola serangan Rob Allyn adalah fokusnya memutarbalikan Fakta dan mengangkat sentimen rasis (klo di amerika) klo di indonesia SARA

Dia dulu mempropaganda McCain dengan isu anak haram dan keturunan negro serta ideologinya kommie (komunis dalam bahasa slang amerika).. dan semua kesalahan bush di putarbalikan seperti kesalahan McCAin .. lihat saja polanya hampir sama dengan propaganda jokowi cuman disesuaikan aja ama kulture indo dengan bawa2 sentimen cina, kafir dan PKI.

Dan hari ini si ROB ALLYN ada di indonesia dan di sewa dengan harga puluhan ribu dollar perharinya oleh kubu Capres sebelah.

Mungkin karena melihat hal ini lah media indonesia tidak tinggal diam mereka kemudian melawan agar kita tidak terjatuh pada situasi yg saling terpecah karena di adu domba oleh isu2 fitnah, pemutarbalikan fakta yg di otaki oleh makelar perang opini dari amerika ini.

jadi say no to black propaganda and GO HOME YOU DAMN YANGKEE !!
#OmGung

Bank Saya

Pembayaran melalui Bank berikut :

Norek : 013 1 001384 5
An. Een Pahlefi

Norek BRI Rencana : 0623 01 000074-55-6
An. Een Pahlefi

Norek : 0623 01 015938 50 9
An. Een Pahlefi

Norek : 0623 01 015938 50 9
An. Een Pahlefi

Norek : 0623 01 015938 50 9
An. Een Pahlefi

Norek : 0623 01 015938 50 9
An. Een Pahlefi

Monitoring

Status Panel Admin
Jam Sekarang
Tanggal
Salam Sapa :
Status Admin :
User : User Online

Popular Posts